Loading...
Orang tua sang bayi menyatakan jika mereka trauma dengan kelahiran tersebut dan merasa jika sang
anak telah dikutuk. Ketika bayi itu dibawa pulang, ibunya bahkan menolak memeluk dan menyusuinya.
“Saya tidak tahu bagaimana ini terjadi. Saya dan keluarga benar-benar hancur. Saya shock karena saya benar-benar berharap menjadi ibu dari anak yang sehat, baik itu perempuan maupun laki-laki,” ucap perempuan yang tak mau disebutkan namanya itu.
Menurut informasi, bayinya mengalami kondisi genetik yang dikenal sebagai harlequin lchthyosis. Harlequin lchthyosis merupakan kelainan genetik yang amat langka sehingga menyebabkan tubuh tidak memiliki kulit.
Dokter setempat percaya jika hidup bayi itu tidak berlangsung lama. Sebab faktanya non organ-organ itu telah dikembangkan dengan baik dan probabilitas kelangsungan hidup kasus tersebut hanya satu dari 10 juta.
Benar saja, tak lama kemudian bayi tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Sumber : minews.id
anak telah dikutuk. Ketika bayi itu dibawa pulang, ibunya bahkan menolak memeluk dan menyusuinya.
“Saya tidak tahu bagaimana ini terjadi. Saya dan keluarga benar-benar hancur. Saya shock karena saya benar-benar berharap menjadi ibu dari anak yang sehat, baik itu perempuan maupun laki-laki,” ucap perempuan yang tak mau disebutkan namanya itu.
Menurut informasi, bayinya mengalami kondisi genetik yang dikenal sebagai harlequin lchthyosis. Harlequin lchthyosis merupakan kelainan genetik yang amat langka sehingga menyebabkan tubuh tidak memiliki kulit.
Dokter setempat percaya jika hidup bayi itu tidak berlangsung lama. Sebab faktanya non organ-organ itu telah dikembangkan dengan baik dan probabilitas kelangsungan hidup kasus tersebut hanya satu dari 10 juta.
Benar saja, tak lama kemudian bayi tersebut dilaporkan meninggal dunia.
Sumber : minews.id
Loading...